3 Sosial Media sebagai Media pembelajaran

Akun sosial media seperti Twitter, Facebook dan Google + dapat mengalahkan e-learning dalam mengkresikan secara inovatif kegiatan belajar di dalam kelas anda.

Tak dapat dipungkiri bahwa peran ICT merambah diseluruh sendi kehidupan, baik secara personal, maupun organisasi. Dalam kajian organisasi “serangan” ICT dengan segala kemudahan dan keunggulannya telah menjadi semacam kebutuhan yang melengkapi kehidupan setiap organisasi. Bahkan kemampuan survival organisasi sangat tergantung pada pemanfaatan ICT.

Bagaimana dengan pembelajaran anda?. Sudahkan meamnfaatkan jejaring sosial sebagai bagian dari media pembelajaran yang membantu anda dan siswa anda untuk mengkaji dan menshare topik-topik pembelajaran di dalam kelas?

Twitter. Anda dapat menggunakan jejaring sosial ini sebagai media pembelajaran untuk menetapkan jadwal belajar, diskusi untuk satu topik dan bahkan anda dapat melakukan penilaian. Anda dapat membagi sumber belajar melalui akun twitter, tinggal anda membuat hastag untuk masing-masing topik, materi, tugas dan sebagainya.

Anda dapat pula dengan mudah mengontrol materi yang sesuai dengan indikator yang akan dicapai, mengunggah video, suara, teks kedalam laman Twitter anda.

Facebook. Dengan jejaring sosial ini, jauh lebih detail. Anda tinggal membuat Page dengan mengundang siswa anda satu kelas. Seperti Twitter, anda dapat menyampaikan materi pembelajaran melalui media ini. Bentuknya akan sangat beragam, presentasi, naskah, video dan suara. Anda dapat menjaga dan memilah siswa anda saat melakukan interaksi dalam group yang anda buat.

Google Plus. Laman yang satu ini adalah bawaan Google. Sangat familiar dan memiliki kelebihan dalam mengundang dan mengelompokkan siswa anda melalui identifikasi hubungan atau lingkaran. Model media pembelajaran sama dengan Twitter dan Facebook. Anda tinggal mebagi materi melalui postingan dan anda dapat berinteraksi secara online dengan kelas anda.

Perlu di ingat, bahwa media pembelajaran ini yang berbasis teknologi adalah salah satu cara untuk melengkapi kekurangan dan interaksi anda sebagai guru di dalam kelas. anda dapat tetap terhubung dengan siswa anda dan bahkan dengan orang tua siswa anda secara terus menerus. Bahkan interaksi ini dapat anda lakukan diluar jadwal mengajar di dalam kelas.

Selain itu, anda memiliki kesempatan untuk menyiapkan siswa anda untuk mengenal materi yang anda akan sampikan di kelas sebelum pembelajaran konfensional anda lakukan. Anda tinggal mengunggah materi lengkap dengan indikator yang akan dicapai sebelum pembelajaran di mulai dalam kelas.

Selamat mencoba.

Leave a Reply