5 Langkah Menyiapkan Bahan ajar Berbasis Virtual

Material Virtual

Pembelajaran berbasis virtual dengan menggunakan flatform seperti Google Classroom dan flatform LMS lainnya seperti Moodle memang sangat efektif untuk membangun sebuah pembelajaran virtual. Akan tetapi salah satu unsur yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran online adalah penyiapan conten pembelajaran dalam bentuk bahan ajar berbasis elektronik.

5 langkah yang membuat conten pembelajaran virtual menjadi efektif adalah

Planning your content

Jangan mendesain material pembelajaran anda sebelum membuat perencanaan matang. Bacalah dan cermati dengan baik kurikulum yang digunakan dan pahami target dan tujuan pembelajaran yang harus dicapai peserta didik dalam setiap sesi yang akan dilewati. Planning before you start developing your content adalah kunci utama keberhasilan dalam menyusun sebuah material pembeljaran. pada tahap ini akan lahir model instruksional dengan perangkat pedukung yang akan digunakan oleh peserta didik selama mengikuti pembelajaran virtual.

Identifying your target user

Penelaahan terhadap kurikulum akan tiba pada pengetauan tentang siapa yang akan menerima materi pembelajaran tersebut. Pada tahapan ini perlu mengetahui secara benar gread siswa atau peserta didik, termasuk tingkat pengetahuan peserta didik terhadap materi yang akan mereka terima dari bahan ajar virtual yang dibuat. Pengetahuan akan sasaran akan menjadi indikator boleh tidaknya memasukkan materi, menetukan kedalaman dan kualitas materi, memilih dan menetapkan media dan sumber pendukung yang sesuai dengan karasteristik peserta didik.;

Deciding on the type

Selanjutnya memilih dan memutuskan jenis material atau bahan ajar yang akan dibuat. Deciding on the type, of course, you have to design. Banyak pilihan type material pembelajaran mulai dari presentase, slide interaktif, video pembelajaran, atau dalam bentuk file elektronik tipe .pdf, e-book, e-modul dan sebagainya. Perlu menetapkan jenis yang akan dibuat, dan dapat memilih dua atau tiga jenis sebagai material pendukung. Video pembelajaran dapat didukung oleh e-modul atau sebaliknya. Pemilihan type ini sangat tergantung pada jenis materi pembelajaran yang akan disampikan. Misalanya, jika materinya mencakup prosedur, maka memilih video pembelajaran dengan e-modul menjadi pilihan tepat.

Integrating the right element

Apapun pilihan type material pembelajaran yang dibuat, elemen penunjang seperti audio, video, inforgrafic, gambar perlu terintegrasi di dalam bahan ajar atau material yang dibuat. E-Modul dapat mengintegrasikan audio dan video, atau slide presentasi dapat mengitegrasikan elemen video didalamnya. Integrating the right element for your content (Audio, Visual Aspect, Content Layout & Design) menjadi kata kunci dari bagian ini.

Design your Material

Lanjutkan dengan membuat dan mendesain material pembelajaran. Buatkan kerangka utama, story board untuk video, time line untuk slide, dan struktur sajian untuk dokumen seperti modul. Upayakan mencari referensi yang sejenis dengan material yang akan dibuat. Bekerjalah dengan contoh yang sudah ada yang dianggap efektif dan sesuai dengan desain instruksional pembelajaran yang akan dilakukan.

5 hal ini akan membantu dalam memproduksi material pembelajaran khususnya dalam oembelajaran virtual.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *