5 Langkah Pengembangan Muatan Lokal melalui Media Pembelajaran

Mata Pelajaran Muatan lokal pengembangannya kadang menjadi kendala tersendiri bagi sebagian guru, sementara muatan lokal ini sepenuhnya ditangani oleh di tingkat sekolah (stakeholders pendidikan) yang tentu perlu pengelolaan secara profesional melalui perencanaan, pengelolaan dan pelaksanaan. Pengembangan muatan lokal ini sebenarnya tidak hanya membantu guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga sekaligus dapat menjadi sarana untuk mendukung pembangunan daerah dan pembangunan nasional. Jika pengelolaan dan pengembangan muatan  lokal ini baik, maka secara otomatis akan memperkenalkan potensi-potensi pengetahuan lokal sekaligus mendukung program pembangunan nasional, sehingga hal ini mutlak menjadi tanggung jawab pemangku kepentingan (stakeholders) yaitu pihak sekolah dan pihak masyarakat atau komite sekolah.  5 Langkah pengembangan Muatan Lokal melalui Media Pembelajaran ini perlu diketahui oleh para pemangku kepentingan agar dapat mencapai tujuan dari pengembangan muatan lokal. Pengembangan muatan lokal ii juga perlu menggunakan media pembelajaran sehingga siswa dapat terbantu untuk memahami secara benar melalui visualisasi-visualisasi sederhana melalui media pembelajaran yang digunakan guru. Penggunaan Media pembelajaran ini dapat digunakan mulai dari media pembelajaran sederhana, sampai media pembelajaran  yang lebih kompleks dan media pembelajaran berbasis internet.

Pengembangan Muatan Lokal melalui Media Pembelajaran

Pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal oleh sekolah dan komite sekolah dapat dilakukan dengan 5 Langkah pengembangan Muatan Lokal melalui Media Pembelajaran sebagai berikut:

  1. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah
  2. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi muatan lokal
  3. Mengidentifikasi bahan kajian muatan lokal
  4. Menentukan Mata Pelajaran Muatan Lokal
  5. Mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta silabus, dengan mengacu pada Standar Isi yang ditetapkan oleh BSNP

Berikut dijelaskan 5 Langkah mengambangkan Muatan Lokal melalui Media Pembelajaran sebagai berikut:

  1. Mengidentifikasi kondisi daerah baik berkaitan dengan keadaan daerah maupun kebutuhan daerah tertentu. Data tentang keadaan daerah dapat diperoleh melalui instasi penyedia data yang dibutuhkan seperti statistik, Bappeda atau lembaga-lembaga lainnya. Rencana pembangunan daerah bersangkutan termasuk prioritas pembangunan daerah, baik pembangunan jangka pendek, pembangunan jangka panjang, maupun pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Yang terutama adalah dapat menggalang atau bersumber dari aspirasi masyarakat mengenai pelestarian alam dan pengembangan daerahnya, serta konservasi alam dan pemberdayaannya. Selain itu dapat mengangkat ciri khas kedaerah seperti jenis makanan yang dapat di jadikan oleh oleh Makassar.
  2. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi muatan lokal, . Pengidetifikasian muatan lokal ini dalam rangka Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah; Meningkatkan keterampilan di bidang pekerjaan tertentu; Meningkatkan kemampuan berwiraswasta; Meningkatkan penguasaan bahasa Asing untuk keperluan sehari-hari;
  3. Menentukan bahan kajian muatan lokal. Aspek ini dilakukan dengan menyesuaikan muatan lokal dengan tingkatan kelas atau umur peserta didik, ketersediaan media pembelajaran yang mendukung, dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama dan kebudayaan.
  4. Menentukan Mata Pelajaran Muatan Lokal. Dari bahan kajian muatan lokal dapat ditentukan kegiatan pembelajarannyayang dirancang sedemikian rupa agar dapat memebrikan pengetahuan keterampilan dan merubah sikap peserta didik. Bentuknya dapat berupa kegiatan yang sesuai dengan ciri khas, potensi daerah, dan prospek pengembangan daerah termasuk keunggulan daerah. Pada aspek ini penggunaan dan pemanfaatan media pembelajaran sangat penting jika tidak dapat dijangkau secara langsung oleh siswa sehingga dapat ditampilkan dalam bentuk visualisasi media pembelajaran.
  5. Mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, Silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya dengan mengacu pada Standar Isi yang ditetapkan oleh BSNP. Pengembangan Standar Kompetensi yang didasarkan pada materi sebagai basis pengetahuan dan Kompetensi Dasar merupakan kompetensi yang harus dikuasai siswa adalah langkah awal dalam membuat mata pelajaran muatan lokal agar dapat dilaksanakan di sekolah.

5 Langkah mengambangkan Muatan Lokal melalui Media Pembelajaran tersebut dapat ditempuh pihak sekolah dan masyarakat untuk menyusun dan menetapkan muatan lokal dalam bentuk mata pelajaran. Disamping itu juga tidak boleh dilupakan bahwa untuk menguatkan materi muatan lokal ini dibutuhkan media pembelajaran seperti menggunakan media lingkungan sebagai media pembelajaran langsung untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada siswa.

 

Leave a Reply