Rumah Hati

dengan senjata terhunus yang kau letakkan dileherkusekali tebas nyawapun melayangmerampok hartabendaku yang paling berhargamembawanya pergi dan tak kaukembalikan lagi dalam kesendirianku merenungi nasibtak guna rasanya hidup lagisejak engkau datang dengan senyuman manismenjadi perampok dalam rumah hatiku

Untukmu Saudaraku

kau adalah kaubukan siapasiapa yang seperti lelaki lainnyatak peduli kau betapa tubuhmu telah merapuhpada siapa saja kau uraikan semua pikirmu ada tergelak ketawa terbahakbahak dan ada jugamenangis sedusedan meraung raung lalu beberapa dari mereka tak peduli, diam tapi melirikmulalu tak pernah Read more

Tak Pernah Ada

tak ada peluh membasahi tubuhengkau berpeluh dalam dadakutak ada air mata menetes dipipitangismu di kelopak matakutak ada gelisah dalam bathingundahmu kubelai dalam jantungkutak ada nestapa di ragaderitamu kutanggung sendiri

Terpesona

wajah cantik bercahayaterurai rambut selembut sutera suaramu bak bulu perindumenebar aura bidadari ada jiwa yang tenangbertahta di dalam ragamembias jadi permataberkilau menyilaukan mata

Merenung

duduklah sejenak melipat kakilalu biarkan pikiranmu kosongmintalah nurani membaca dirisukma sejuk tak tertutup amarah tengadahkanlah kepala biarkan jemari terbukasambutlah ragaku yang goyahyang tak lagi berjiwa

Ingat Aku Ya…!

Punna Tena Bajikku, kodiku tong Se u’rangi Artinya: Jika tidak ada Kebaikanku untukmu, maka ingatlah Kejelekanku supaya selaluka diingat maksudnya. hahahahhahaha. Asyik kan?