Untukmu Saudaraku

kau adalah kau
bukan siapasiapa yang seperti lelaki lainnya
tak peduli kau betapa tubuhmu telah merapuh
pada siapa saja kau uraikan semua pikirmu

ada tergelak ketawa terbahakbahak dan ada juga
menangis sedusedan meraung raung 
lalu beberapa dari mereka tak peduli, diam tapi melirikmu
lalu tak pernah kau berpaling dari mereka itu


kau dengan semangatmu terbungkus asa
merubah dunia dengan segala sajaksajak
mengerang kesana kemari tanpa henti
seperti melukis awan digulitanya malam


kau tak pernah henti sedikitpun
bergerak pelan tapi konstan
mewujudkan mimpim tentang mereka
menghiasi hidup indahnya dengan sajak sajakmu

Leave a Reply