Hikayat Kalbu 4

masihkah kemerdekaan punya arti bagimu
tanpa engkau sadari
aku sering memenjarakan engkau dalam nafsuku


Kemerdekaan menjadi semboyan setiap manusia, dus sekaligus menjadi cita-cita setiap orang di seluruh jagad raya. Menarik memang, karena sifat dasar manusia selalu ingin memperoleh dan merasakan kemerdekaan. Secara sederhana, kadang setiap orang ingin melakukan segala sesuatu berdasarkan keinginannya sebagai wujud dari kemerdekaannya.

Seseorang yang kebetulan memiliki kesenangan memutar musik dengan suara keras, tentulah menjadi kebebasan (kemerdekaan) untuk melakukannya. TAPi sesungguhnya seluruh anggapannya tak benar, jika tidak menghiraukan kondisi sekelilingnya. Kemerdekaan diri atau individu seharunya menurut hemat saya tidak harus kemudian melanggar kemerdekaan individu orang lain.

Degan demikian ada hal yang perlu menjadi perhatian utama, bahwa sekiranya kemerdekaan itu berarti jika dapat memenuhi keinginan pribadi di samping tidak menindas privacy orang lain. Jika tidak maka sesungguhnya kita sedang memperjuangkan kemerdekaan diri, sementara di sisi lain kita telah memejarakan kemerdekaan orang lain.

Di samping itu juga kadang kita merasa telah memperoleh danmenikmati kemerdekaan kita, tapi sesungguhnya kita sedang terpenjara oleh nafsu kita sendiri. Karena tidak mampuan kita menekan pemenuhan pribadi kita yang justru berdampak negatif bagi lingkungan kita. Kalau demikian dimana KEMERDEKAAN itu.

uak Mei 11

Leave a Reply