Kalah

lalu diapun sesugukan
tubuhnya peluh dengan air mata
dan lupa dahulu kala
saat sendiri menentang badai

Dia meratap dan rebah kebumi
kalah pada dirinya sendiri
tubuhya himpit hingga sesak
tak punya tempat lapang seluas dulu

kini bidadari undur diri
ponggawa tak lagi bersenjata
Mahkotanya telah berganti tasbih
menunggu singgasana tak berpenghuni 

#kala sepi dan menyepi

Leave a Reply