Musibah Rossi: Red Flag di Assen belanda 2016

Red Flag Rossi

Banyaknya pembalap yang jatuh di lintasan menjadi dasar regulasi mootr GP dirubah. Aspek kemanusiaan tetap menjadi pertimbangan utama

Pengalaman adalah guru terbaik. Mendapat sorotan dunia karena kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia di ajang balap motogGP menjadikan kejuaraan ini digelar lebih savety. RedFlag di Sirkuit Assen Belanda dalam gelaran MotoGP 2016 dikibarkan dua kali. Pertimbangan cuaca dengan guyuran hujan menjadikan lintasan tidak aman dan mengancam keselamatan para pembalap. Langkah ini sangat menguntungkan para pembalap dalam menjaga keselamatannya. Balapan dihentikan di putaran 12 terakhir. Beberapa menit kemudian setelah hujan reda, lintasan di bersihkan dari genangan air, kemudian balapan dilanjutkan. Meskipun beberapa pembalam mengalami crash seperti ianone, Sminth dan Rossi.

Redflag dikibarkan sebagai tanda bahwa terjadi sesuatu yang tidak memungkinkan balapan di lanjutkan. Hal ini sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya insiden yang dapat merugikan para pembalap. Sebagaimana diketahui beberapa pembalap yang meninggal dunia di ajang MotoGP baru baru ini adalah Luis Salom.

Luis SalomKetika sesi free practice kedua digelar Luis Salom meninggal akibat menabrak dinding pembatas pada tikungan 12 di Sirkuit Catalunya, Montmelo Barcelona, Spanyol. Meski kejadian ini bukan diakibatkan karena lintasan tidak aman, akan tetapi lebih karena kesalahan tunggal yang dilakukannya pada Jumat (3/6/2016). Insiden ini merupakan insiden yang menjadi insiden terburuk pada musim 2016.

simoncelliSelain Luis Salom, Marco Simoncelli yang dikenal sebagai pembalap dengan talenta mumpuni juga mengalami crash di Sepang Malaysia. Pada tahun 2011 ketika mengalami crash meninggal dunia setelah ditabrak oleh pembalap lainnya. Pada saat itu Helmet Simochelli terlepas yang sekaligus menjadi dasar perlunya mempertimbangkan tingkat keamanan helmet yang digunakan pembalap.

tomizawaSalah seorang pembalap Jepang yang oenuh dengan talenta juga mengalami nasib sama. Pada gelaran seri MotoGP di San Marino Italia pada tahun 2010 Shoya Tomizawa meninggal setelah mengalami kecelakan tunggal di lintasan. Kecelakaan ini murni karena kesalahan pembalap akan tetapi tetap perlu menjadi dasar mengevaluasi keseluruhan kondisi yang dapat menjaga keselamatan pembalap agar tidak terjadi korban lagi.

katoPembalap jepang lainnya adalah Tomizawa salah satu pembalap muda Jepang Daijiro Kato meninggal pada sesi latihan bebas di sirkuit Suzuka Jepang Tahun 2003 akibat hilang keseimbangan. Kehilangan keseimbangan dapat dipengruhi oleh kondisi sparepart motor seperti ban, sistem pengereman, dan kondisi lintasan yang digunakan sehingga sulit dikendalikan pada saat melaju dengan kecepatan tinggi.

Iva PalazzeseTahun 1989 juga menyisakan insiden tragis di lintasan. Adalah Ivan Palazzese juga meninggal dunia pada tahun 1989 di sirkuit GP Hockenheim Jerman. Penyebab kecelakaan adalah karena adanya kendala pada mesin yang menyebabkan Ivan terjatuh. Pada saat terjatuh Ivan menabrak pembalap lainnya yangmenyebabkan nyawanya tidak tertolong.

Michel FrutschiYang terakhir adalah peristiwa yang terjadi pada tahun 1983 di kelas MotoGP 350cc saat itu. Kecelakaan tragis menimpa Michel Frutschi yang menyebabkan pembalap ini meninggal dunia di sirkuit Le Mans, Prancis. Meskipun besaran cc motor masih rendah akan tetapi hal ini membuktikan bahwa savety reading dari setiap rider masih sangat minim sehingga insiden kecil saja dapat berakibat fatal bagi para pembalap.

Kenyataan ini menjadikan balapan di Assen Belanda dilaksanakan dengan mempertimbangkan safety pembalap agar menghindari terjadinya insiden buruk yang dapat menyebabkan meninggalnya para rider motoGP.

Leave a Reply