Polusi Maya

ada gundah menyelimut tebal

kukira-kira tebalnya seperti asap kendaraan yang berbahan bakar solar
yang keluar dari knalpot mobil 25 tahun
tidak hanya menyemprotkan asap tebal
tapi juga terikut tetesan oli-oli bekas yang menghitam
yang menerpa wajahku

ada sedih bergelayut kokoh

kuterka-terka kokohnya seperti tiang pancang yang terbuat dari beton
yang ditanam ke perut bumi sedalam 25 meter
tidak hanya menimbulkan suara bising saat dipancangkan ke bumi
tapi juga terikut getaran-getaran dipermukaan bumi seperti gempa kecil
yang memekakkan telingaku

meski ada gundah dan sedih
tapi kupunya rindu yang maya

4 Replies to “Polusi Maya”

Leave a Reply