Hunting Foto Bareng Marfografi Maros

Pagi menyeruak dan matahari bercahaya redup. Indahnya cahaya seperti menciptakan permukaan bumi ini bak hamparan emas dipandang mata. Tak pernah lelah mata ini menatapnya, meskipun silau dalam pandangan. Tapi tetap saja merasakan betapa pagi itu dengan sinar matahari dan dengan tiupan angin yang masih lembab menyapu seluruh tubuh yang membutuhkan kesegaran. Pagi dan tak punya rencana apa-apa. Seperti biasanya hanya mengerjakan pekerjaan rutin. Ngopi pagi di warkop langganan mengambil tempat duduk dipojok dan menulis sesuatu di blog dan menjalankan rutinitas menjadi seorang newB, meski sudah punya beberap blog sepertu Rumah Baca Uak dan Elearning Pendidikan. Media sosial tak ketinggalan di browsing, mencari inspirasi dari pikiran-pikiran dan status teman-teman.

Hunting Foto Bareng Marfografi

Kurang lebih lima belas menit kemudian, pemberitahuan dari salah satu group mentereng di Kabupaten Maros Marfografi mengajakku belajar hunting foto. Karena tak punya kegiatan lain, akhirnya kupenuhi permintaan tersebut. Dengan sedikit bergegas, aku menyiapkan perlengkapan hunting foto. Bukan Kamera DSLR yang saya pakai tapi hanya menggunakan camera HP dari type HP android 8 mP. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit dengan berkendara dan disambung dengan jalan kaki diatas pematang sawah yang ditumbuhi padi menghijau, sayapun sampai dilokasi.  oh iyya saya  berangkat bersama dengan teman seorang wanita yang memiliki profesi sebagai fotografer. Minimal itu yang kuketahui dari dirinya saat berbincang sepanjang perjalanan.

Rammang-Rammang salah satu obyek Wisata di Maros
Rammang-Rammang salah satu obyek Wisata di Maros

Eksotisme rasa tiba-tiba terpancing hingga membuncah dalam titik tertinggi otak dan rasa. Seperti pikiran melayang pada sang maha Pencipta ditambah lagi rasa yang tiba-tiba entah melayang di bawah alam sadar mana. Terbayang tiba-tiba dalam renungan betapa luar biasanya hunting ini kemudian. Belum lagi obyek yang akan diabadikan melalui diafragma dan focus lensa ini juga sangatluar biasa. Akhirnya karena masih dalam tahap adaptasi sayapun mencoba menjepret beberapa obyek yang saya anggap menarik dan jarang saya temukan dan bahkan tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Pose teman-teman Marfografi yang mengabadikan objeknya
Pose teman-teman Marfografi yang mengabadikan objeknya

Karena merasa sudah terbiasa dengan mereka akhirnya sayapun meberanikan diri untuk mencoba mengambil gambar dari obyek sasaran mereka (sebut Model barangkali) Dengan sedikit malu-malu kupasang peralatan Kamera, (tele dan Tripod camera HP) lalu mengambil posisi yang menurutku nyaman. Dan hasilnya luar biasa meinimal menurut ukuranku saat itu. Meskipun saya tahu bahwa gambar yang saya ambil jauh dari kualitas gamabar yang dihasilkan oleh mereka yang profesional. Tapi pikirku yang pasti ini adalah pengalaman baru dan sedikit dapat membuat perasaan sedikit lebih fressh.

jika ingin menghabiskan waktu lebih positif, bergabugng dengan komunitas Fototgrafer, saya yakin anada akan memperoleh pengalaman menarik dan berkesan. Lha..? bukannya ini bagian dari lifestyle yah.. entahlah. yang pasti saya dapat jepretan manis lho sejak mengikuti kegiatan Marfografi Maros.

Cantik Bukaan?
Cantik Bukaan?

Udah ahh…. jika ingin menikmati sensasinya coba aja. Kan tidka perlu dengan modal seabrek-abrek. cukup make Hp sendiri heheheheh.

Leave a Reply