Menulis itu mudah. Benarkah?

Literasi butuh sebuah kerja ekstra jika ingin mewujudkannya. Peningkatan kualitas dan kualifikasi SDM dengan seperangkat potensi yang dimilikinya memang tak akan terwujud jika tak melakukan usaha nyata termasuk membangkitkan budaya literasi. Paling tidak ada dua hal yang perlu segera dilakukan yaitu budaya baca dan budaya menulis.

Menulis bagi kebanyakan orang adalah pekerjaan berat dan bahkan menjadi momok tersendiri. Kadangkala orang membandingkan antara membaca dan menulis lebih sedikit sulit menulis dari pada membaca. Sementara juga banyak menyebutkan menulis dan berbicata adalah dua pekerjaan yang memiliki tingkat kesulitan tersendiri . Sementara keduanya adalah aktivitas yang tidak dapat diceraikan. Dia harus padu, seirama seiring sejalan. Tak ada tulisan tanpa membaca. Demikian sebaliknya.

Sebagai pemula, menulis haruskah memperhatikan hal berikut sebagai sebuah motivasi untuk memulai.

Menulislah untuk diri sendiri

Menulis bukan untuk pembaca. Menulis untuk diri sendiri berarti menulis untuk mengasah kemampuan dan keterampilan mengolah kata. 

Menulis bukan karena ingin best seller
Pasti kita tak pernah berani menyelesaikan tulisan. Kita akan selalu dihantui kekhawatiran tulisan kita tidak laku, tidak disukai pembaca. 
Menulislah untuk masa depan
Tulisan hari ini bisa jadi tak bermakna apa apa, tapi jangan lupa suatu hari nanti dimasa datang tulisan kita pasti membawa manfaat minimal menjadi sejarah bahwa kita pernah menulis
Menulis bukan untuk jadi kaya
Jika ingin kaya yah harus bekerja. Bukan berati kita tidak punya peluang untuk jadi kaya dari menulis. Tapi jangan jadikan ini prioritas
Menulis pada hal yang dikuasai
Tuliskan sesuai dengan pengetahuan yang kita miliki. Bukan menuliskan apa yang dikuasai orang lain apa lagi pembaca
Menulislah dari sekarang
Jangan sekali kali menunggu waktu yang tepat untuk menulis. Besok, lusa, minggu depan. Tulislah sekarang
Paling tidak kita harus meciptakan motivasi sendiri untuk menulis. Tidak bisa menulis bukan karena kita tidak mampu tapi karena kita tidak mau.

Leave a Reply