4

Sepertiga Malam

sepertiga malam menawar syahdu pada hening kugadai hidup mengharap ingatan ditelan sunyi bersimpuh 网上赌场 raga diperut bumi

sepertiga malam jangan berlalu segera sejenak kuingin mewujudkan sebait firman kalam mengejar amal selingkar biji-biji tasbih meratap pada ujung kelamnya dosa

biarlah semua terbuai syurga dalam mimpi kutak butuh lagi dalam kemulku “kum faa ansir” telah kusambut segera sebelum fajar menjemput shubuh

Allahu Akbar… Walillahil Hamd kurapatkan sujud pada Tahajjudku kurangkum do’a dalam aliran darah dan nafasku berharap Ridho dan Ampunan-Mu

Filed in: Puisi, Sastra Tags: , , ,

4 Responses to "Sepertiga Malam"

  1. This article is awarded a couple thumbs high from me.

Leave a Reply

Submit Comment

© 2015 Uak Sena. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
DMCA.com