Sopir Truk dan Pak Ali

Bis Penumpang yang ditumpangi Sendra melaju kencang membelah malam yang diguyur hujan lebat. Tampak sopir yang belakangan diketahui bernama Pak Ali, berkonsentrasi penuh mengendalikan kendaraan, meskipun terlihat lelah yang tergambar diwajahnya. Sendra bermaksud untuk mengunjungi keluarganya di kampung halamannya yang berjarak kurang lebih 250km dari kota temapat Sendra tinggal. Saat bis melaju di daerah pegunungan yang mendaki dan berkelok-kelok cuaca mulai dingin. Sendra menarik selimut untuk menutupi separuh badannya saat tiba-tiba terdengar suara keras seperti besi beradu, kendaraan tiba-tiba oleng kekiri. Penumpang terbangun dan sebagian berteriak histeris, sopir kemudian menghentikan kendaraannya. Setelah diperiksa sumber suara itu, ternyata Shockbreak mobil yang ditumpangi Sendra patah. Perjalanan tidak dapat dilanjutkan sebelum mengganti spare part yang patah tersebut. Nampak beberapa penumpang kesal, dan bahkan ada yang sampai menyalahkan Sopir karena kejadian tesebut. Bagaimana cara memperoleh sparepart sementara bengkel sangat jauh dan kendaraan jarang yang melintas.

***
Selang beberapa saat, nampak sebuah mobil truk gandeng melintas. Tiba tiba truk gandeng tersebut berhenti dan kemudian turun menghampiri Pak Ali.. Tampak keduanya sejenak berbincang, kemudian sopir truk gandeng tersembut berbalik menuju mobilnya diikuti Pak Ali. Dari kejauhan Sendra memperhatikan keduanya. Pak Ali nampaknya sedang membonkar sesuatu pada bagian depan mobil truk tersebut dibantu oleh sopir dan kneknya. Selang beberapa saat Pak Ali meningalkan tuk gandeng tersebut dan ditangannya menggenggam sesuatu. “Alhamdulillah.. Pak Ali mungkin mendapatkan spare part untuk memperbaiki Bis yang kami tumpangi” gumam Sendra dalam hati.

Ternyata dugaan Sendra benar, setelah kurang lebih 2 jam menunggu, pak Ali telah selesai memperbaiki kerusakannya. “Perjalanan dapat dilanjutkan kembali” ucap Pak Ali setengah berteriak kepada seluruh penumpang. Penumpang pun tersenyum dan akhirnya Bis pun melaju kembali. Saat pagi tiba Bis yang ditumpangi Sendra pun sampai di terminal. Sendra lalu menghampiri Pak Ali sopir bis tersebut.

“Pak Ali! Semalam yang menolong kita siapa? Bapak kenal yah? Tanya Sendra penuh selidik.
“Iyya nak…! Bapak pernah ketemu sekali di terminal ini” jawab pak Ali sambil membenahi kemeja lusuhnya.
“Memang sopir truk itu punya cadangan untuk suku cadang yang bapak butuhkan yah…..” tanya Sendra lagi.
“Tidak nak…. Sopir itu membongkar suku cadang yang terpasang di mobilnya untuk dipasang di mobil bapak” jelas Pak Ali.
Setengah percaya Sendra dengan ucapan Pak Ali barusan. Mana mungkin ada orang yang ingin mengorbankan diri untuk orang lain, dan tanpa pamrih, gumam Sendra.
“Nak Sendra tidak percaya…?” kata Pak Ali membuyarkan lamunan Sendra.
“iyya Pak….” jawab Sendra singkat.
Pak Ali lalu menjelaskan bahwa sopir truk tadi pernah ditolong oleh Pak Sendra. Sopir truk ternyata membalas budi baik Pak Ali ketika Pak Ali menolongnya membayar biaya persalina istrinya.

Leave a Reply