ICT ancaman baru dunia Pendidikan

ICT ancaman baru dunia pendidikan tidak dapat dipungkiri. Realitas tersebut terlihat dari keharusan dunia pendidikan untuk dapat memanfaatkan ICT agar tidak tergerus oleh perubahan zaman (tuntutan masyarakat dan peradaban). Bagaimana ICT dapat menjadi sebuah ancaman baru dalam dunia pendidikan. Bukankah dengan pemanfaatan ICT dalam dunia pendidikan akan menjadikan pelaksanaan pendidikan akan mengalami peningkatan mutu dan kualitasnya? Pertanyaan ini perlu di elaborasi lebih jauh agar dunia pendidikan dapat memanfaatkan ICT sebagai alat bantu dalam pengelolaan pendidikan, bukan justru menajdi sebuah ancaman.

Menurut Indrajit (1999) bahwa dalam dunia bisnis sekarang ini ICT menjadi ancaman perusahaan karena 5 faktor yaitu (1) faktor organisasi bisnis/ perusahaan lama sebagai pesaing, (2) Perusahaan dan organisaasi baru sebagai pesaing baru, (3) ancaman pengganti produk barang dan jasa, (4) Persaingan dari Pemasok dan (5) Persaingan dari konsumen. Kelima faktor ini dapat diatasi oleh perusahaan agar dapat eksis jika mampu memanfaatkan ITC dalam pengelolaannya. Perusahaan BAru dapat menjadi ancaman bagi perusahaan yang sudah lama eksis dan bahkan memiliki modal dan asset yang besar dapat dikalahkan oleh perusahaan baru jika perusahaan tersebut memanfaatkan ITC dalam memperoleh Pemasok bahan baku, meanfaatkan iCT sebagai alat untuk menarik komsumen baru dan dapat memberikan pelayanan dalam bentuk yang lain. Sebutlan sebuah perusahaan rekaman akan terancam eksistensinya dengan munculnya subtitusi produk musik baru dalam bentuk MP-3, MP-4 yang dapat dengan mudah diperoleh dari internet dengan cepat dan murah. Kedua unsur ini akan menjadi syarat pokok perusahaan untuk dapat bersaing memperoleh konsumen terhadap layanan barang dan jasa.

Berdasarkan rasionalisasi tersebut di atas, maka dalam dunia pendidikan, juga akan mengalami ancaman yang sama. Sebuah lembaga pendidikan tidak dapat bersaing dalam mutu dan kualitas jika tidak menggunakan ICT dalam kegiatan pengelolaan pendidikan. Program sosialisai program, kegiatan pembelajaran, dan beberapa aspek ayng ditawarkan pihak pengelolaan pendidikan (Lembaga pendidikan) tidak dapat memenuhi keinginan para konsumen (baca: masyarakat) secara perlahan akan kalah bersaing denganlembaga pendidikan yang telah memanfaatkan teknologi ICT. Sebut saja dalam hal pendaftaran mahasiswa baru di tingkat PErguruan Tinggi akan lebih mudah jika dilakukan dengan cara online. Sehingga calon mahasiswa dapat dengan mudah melakukan proses pendaftaran ulang menjadi calon mahasiswa dibandingkan jika sebuah lembaga pendidikan masih menggunakan sistem manual.

Dekan demikian, ancaman ICT terhadap dunia pendidikan harus diatasi dengan cara memanfaatkan ICT sebagai alat bantu dalam pengelolaan pendidikan. Kemampuan bersaing lembaga pendidikan akan sangat ditentukan oleh kemampuan lembaga pendidikan itu memanfaatkan ICT. Beberapa hal yang dapat menggunakan tekhnologi ICT diataranya adalah Pendaftaran on Line, Pembelajaran Jarak jauh (Elearning), Jurnal On Line, Sumber belajar on Line atau MRC (Madrasah Resource Center) dan termasuk SIM berbasis ICT. Semuanya harus ditumbuhkan melalui sosialisasi, seminar dan even lainnya seperti Studblog Discussion Event 2014 dan internet sehat

2 Replies to “ICT ancaman baru dunia Pendidikan”

Leave a Reply