Rindu Tak Usai
[slideshow] lupakan aku sejenak biarkan nuranimu bersimbah rinduberi waktu sesaat kugambar wajahmu berhias asmara jangan datang sekarang belum rampung kisah asmara aku denganmu
Widyaiswara | AI in Education | Pengembang Pembelajaran Digital
[slideshow] lupakan aku sejenak biarkan nuranimu bersimbah rinduberi waktu sesaat kugambar wajahmu berhias asmara jangan datang sekarang belum rampung kisah asmara aku denganmu
tak cukup indahkah rayuankuhingga engkau menderetkan senyum tak rapi untukkumencakar-cakar hati hingga berdarah-darah tak sempurnakah belaian tangankumembuat tubuhmu meronta-rontahingga mendorong tubuhku hingga menjauh darimu tak jugakah sadartiupan nafas cintakuhampir mengalahkan sangkalayang belum ku tiupkan untukmu…..
jendela menguak lebar tak kau hiraumemilih pintu yang terbuka separuhmemaksa badanmu ringkih melewatinya “engkau deretkan senyum manis beserta bulir-bulir air mata” meleleh luluh lantakkan garang hatimelihatmu membariskan punggung tepat di kedua bola matakuyang nanar menatapmu hilang
Perjalan ini sudah panjang sebenarnya. Jika diukur sepertinya sudah ribuan kilometer. Sudah terlalu banyak jalan yang kita lalui. beliku-liku, naik turun, jalan mulus dan jalanan berbatu. Telah banyak sudah daerah yang dilihat dan tentu menambah juga pengalaman yang luar biasa. Read more