Saat itu Tahun 1993: Aku dan Blogger

Blogger
Blogger
Saat itu Tahun 1993: Aku dan Blogger

Saat itu Tahun 1993: Aku dan Blogger

Komnas HAM tahun 1993 menjadi salah satu icon baru dalam perhelatan kenegaraan di Indonesia. Tuntan penegakan HAM muncul menebar pesona tersendiri khususnya bagi kaum “tertindas”. Ada penindasan psikologis yang terjadi di hampir separuh anak bangsa. Aku menjadi bagian dari suasana kala itu. Hingga menyibukkan diri pada organisasi-organisasi kemahasiswa dan organisasi kepemudaan yang tidak “dipelihara” oleh negara. Belum lagi pendidikan yang ingin disamaratakan agar dapat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat hingga kelompok masyarakat minoritas sekalipun atau dari kelompok masyarakat ekonomi lemah dan sosial. Saat itu tahun 1993. Dan aku masih saja sibuk dengan bangku kuliah, organisasi dan tentu mencari biaya untuk kuliah hingga sedikit tak ramai buku kubaca karena harus membagi banyak waktu untuk banyak kegiatan. 7 Juni 1993 kuingat betul saat semua masih dalam kondisi “terpojok” karena ulah orde baru pikirku kala itu. Meskipun seingatku isue

HAM dan segala rentetan pelanggaran yang menyertainya, juga dengan munculnya sosok Baharuddin Lopa kemudian tak lebih keras menarik perhatianku disamping kerja-kerja kuliah yang kujalani. Saat itu aku sudah mulai mengenal IT tanpa HP apalagi Tab dan sejenisnya. Itu loncatan baru pikirku.

Saat itu Tahun 1993: Komputer dan kursus.

Ada loncatan baru dalam dunia IT saat itu. Masih sangat jelas diingatan bagaimana hiruk pikunya bangsa ingin keluar dari persoalan-persoalan itu, tak membuatku bergeming sedikitpun. Skrip dan tahun 1993, juga beserta Muhammad Irfan dan seluruh ketokohannya saat itu. Bukan HAM dan Baharuddin Lopa. Tapi Script bertipe html. Kulirik dengan sedikit santai. Dan Muhammad Irfan tersenyum melihatku. “Untuk apa itu dan bagaimana caranya?” Kurang lebih seperti itu pertanyaan yang kuajukan. “Membuat Garis Vertikal dan horisontal jawabnya” itupun disertai dengan pemberian contoh dengan menuliskan “line”. Sepertinya aku menemukan dunia lain dari seluruh belantara pengetahuan yang telah kumiliki.

Saat itu Tahun 1993: HAM dan Script.

Pertama kali dalam bulan yang sama. Pilihanku sedikit naif mungkin. Script. Dan mulailah dunia lain yang ketemukan dengan seluruh hiruk pikunya yang membuatku tertarik. Sepertinya yang satu ini kemudian mengalihkan kerja kerja lain yang kugeluti selama ini. Pertama kali nama Blogger mengiang dengan baik dalam memoriku. Aku ingin seperti mereka. Faham skrip, dan bisa buat satu halaman website di internet. Ingin menguasai lebih dalam dan lebih luas. Wuahh….. keluhku tiba-tiba muncul. Sulit luar biasa. Perangkat yang kupunya hanya PC Dekstop dengan spesifikasi tertinggi saat itu. Berbasis Windows 3.1, meskipun beberapa program yang kugunakan menggunakan program under DOS.

Sederhana tapi tetap membantu. Beberapa dari perintah dot di program Word Star membantuku untuk memahami bahasa umum script.html. Sebut saja misalnya utuk membuat karakter “Bold” dengan <b> atau italic dengan <i> dan underline dengan <u>. Semua serba bahasa tak kupahami. Tapi cukup membantu semangat untuk mewujudkan cita-cita yang cukup gila menurut beberapa teman saat itu. Irfan tak lagi kutemukan dan sama sekali tak bisa bertanya kepada seseorang. Bahkan Google tak dapat kujangkau karena mahalnya biaya koneksi internet kala itu. Selang beberapa waktu bahkan hingga Tahun 1993 saat itu akan berakhir, sepertinya semua usahaku tak membuahkan hasil sama sekali. Satu satunya yang membuatku merasa sangat puas dan bahkan mendapat predikat sangat mumpuni di bidang IT karena aku mampu membuat karakter tertentu bergerak. <marquee> ternyata lebih dari cukup untuk mengangkat tingkat keahlianku dimata orang awam.

Dan semua bermula dan berakhir di 1993.  Marquee dan HAM sama sekali tak punya hubungan langsung hingga Blogkupun tak pernah usai. Demikian pula Personal Komputer yang kuidam-idamkan sama sekali tak terwujud. Dan Akupun pergi.

 

 

2 Replies to “Saat itu Tahun 1993: Aku dan Blogger”

Leave a Reply